PANGKALPINANG, JURNALINDONESIA.CO — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang mengidentifikasi tiga kecamatan sebagai wilayah yang rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam beberapa pekan terakhir.
Tiga wilayah tersebut meliputi Kecamatan Bukit Intan, Gabek, dan Gerunggang.
Di kawasan ini, petugas BPBD telah beberapa kali melakukan penanganan kebakaran lahan yang dipicu kondisi cuaca kering.
Kepala BPBD Kota Pangkalpinang, Dedy Revandi, mengatakan berdasarkan pemantauan, titik-titik hotspot saat ini masih terkonsentrasi di tiga kecamatan tersebut.
“Jadi untuk titik-titik hotspot di wilayah Pangkalpinang saat ini berada di Kecamatan Bukit Intan, Gabek, dan Kecamatan Gerunggang,” kata Dedy kepada jurnalindonesia.co, dilansir pada Rabu (21/7/2026).
Ia menjelaskan, kebakaran lahan yang terjadi tersebar di sejumlah kelurahan, di antaranya Kelurahan Temberan, Air Itam, Selindung, dan Tuatunu.
Kawasan-kawasan tersebut menjadi perhatian BPBD karena dalam beberapa pekan terakhir berulang kali terjadi karhutla.
“Untuk karhutla memang terjadi di tiga kecamatan tersebut, yakni di Kelurahan Temberan, Air Itam, Selindung, dan Tuatunu. Beberapa pekan terakhir telah terjadi kejadian karhutla di lokasi-lokasi tersebut,” ujarnya.













