PANGKALPINANG, JURNALINDONESIA.CO — Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Depati Amir Pangkalpinang, Slamet Supriadi, menyebut peluang terjadinya fenomena El Nino masih cukup besar berdasarkan hasil pemantauan iklim.
Kondisi tersebut berpotensi memperpanjang musim kemarau, termasuk di wilayah Kepulauan Bangka Belitung.
“Berdasarkan hasil monitoring, peluang terjadinya El Nino diperkirakan masih berlangsung hingga awal tahun 2027. Dengan kondisi tersebut, musim kemarau diperkirakan juga akan berlangsung hingga awal tahun,” ujar Slamet, Selasa (21/7/2026).
Fenomena tersebut menjadi perhatian karena dapat meningkatkan risiko kekeringan di sejumlah daerah apabila curah hujan terus berada di bawah kondisi normal dalam beberapa bulan ke depan.
Belum Ada Permintaan Air Bersih
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang memastikan belum ada permintaan bantuan distribusi air bersih dari masyarakat, meski musim kemarau mulai melanda wilayah Bangka Belitung.
Kepala BPBD Kota Pangkalpinang, Dedy Revandi, mengatakan kondisi ketersediaan air bersih untuk kebutuhan masyarakat masih relatif aman.













