PANGKALPINANG, JURNALINDONESIA.CO — Timah menjadi salah satu komoditas mineral paling penting yang digunakan pada hampir seluruh perangkat elektronik harian, mulai dari ponsel, laptop, hingga baterai kendaraan listrik dan teknologi 5G.
Pengusaha muda nasional Harwendro Adityo Dewanto, mengungkapkan bahwa timah merupakan material yang belum memiliki pengganti dalam proses penyambungan komponen elektronik (solder) maupun semikonduktor.
Sifatnya yang tahan korosi, mudah dibentuk, serta memiliki titik leleh rendah menjadikannya komoditas dengan efisiensi tinggi di pasar global.
“Lebih dari separuh produksi timah dunia dimanfaatkan sebagai bahan semikonduktor. Konsumsi timah global diperkirakan menyentuh 370.000 hingga 375.000 ton dan diproyeksi terus meningkat seiring pesatnya perkembangan industri kendaraan listrik dan teknologi 5G,” ujar Harwendro, yang juga Komisaris PT Mitra Stania Prima (MSP).
Ia menambahkan, Indonesia, khususnya wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, memegang peranan strategis sebagai salah satu eksportir timah terbesar di dunia.













