banner 728x90

Dessy Sebut Dua Koperasi Merah Putih Sudah Beroperasi di Pangkalpinang

Avatar
Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, saat membuka Rapat Koordinasi Koperasi se-Kota Pangkalpinang digelar di Ruang Balai Betason Lantai 1 Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Kamis (16/7/2026). Foto: JI/Mita
banner 468x60

PANGKALPINANG, JURNALINDONESIA.CO – Pemerintah Kota Pangkalpinang terus memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan.

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, saat membuka Rapat Koordinasi Koperasi se-Kota Pangkalpinang yang digelar di Ruang Balai Betason Lantai 1 Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Kamis (16/7/2026).

Dessy membacakan sambutan Menteri Koperasi Republik Indonesia pada peringatan Hari Koperasi Nasional.

Ia menegaskan bahwa koperasi bukan hanya sekadar badan usaha yang mengejar keuntungan, tetapi menjadi wadah usaha bersama yang mengedepankan kesejahteraan anggota melalui semangat gotong royong.

“Koperasi bukan sekadar badan usaha yang berorientasi pada keuntungan, melainkan merupakan bentuk usaha bersama yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan ekonomi anggotanya berdasarkan semangat gotong royong, tolong-menolong, dan asas kekeluargaan,” kata Dessy membacakan sambutan Menteri Koperasi RI.

Menurutnya, semangat tersebut merupakan gagasan yang diwariskan oleh Bapak Koperasi Indonesia, Mohammad Hatta atau Bung Hatta, yang memandang koperasi sebagai pengejawantahan demokrasi ekonomi.

Dalam koperasi, setiap anggota memiliki hak, kesempatan, dan peran yang sama dalam mengembangkan usaha bersama.

“Keberhasilan sebuah koperasi tidak hanya diukur dari besarnya keuntungan yang diperoleh, tetapi lebih penting lagi dari sejauh mana koperasi mampu meningkatkan kesejahteraan seluruh anggotanya. Oleh karena itu, tingkat kesejahteraan anggota menjadi indikator utama dalam menilai berhasil atau tidaknya sebuah koperasi,” ujarnya.

Dessy mengatakan, sejalan dengan pemikiran tersebut, Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menempatkan koperasi sebagai instrumen strategis dalam pembangunan ekonomi kerakyatan melalui Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

“Melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, pemerintah mendorong pembentukan lebih dari 80.000 koperasi di seluruh Indonesia sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat. Saat ini lebih dari 80.000 KDKMP telah terbentuk dan sekitar 1.061 koperasi telah mulai beroperasi sebagai tahap awal pelaksanaan program,” katanya.

Menurutnya, keberadaan Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses