PANGKALPINANG, JURNALINDONESIA.CO – Antrean panjang kendaraan di hampir seluruh SPBU di Kota Pangkalpinang mulai berdampak pada penjualan BBM eceran.
Sejumlah kios bensin hingga Pertamini di kawasan Kelurahan Air Itam kehabisan stok Pertalite, sementara pedagang yang masih memiliki persediaan menjualnya dengan harga hingga Rp17 ribu per liter.
Pantauan jurnalindonesia.co , Selasa (14/7/2026), puluhan kios eceran dan Pertamini di sepanjang Jalan Air Itam tampak tidak lagi menjual Pertalite.
Sejumlah di antaranya memasang tulisan “Habis”, menandakan stok yang biasa dijual kepada masyarakat telah habis.
Di Toko Dewi Jaya yang berada di sekitar lampu merah Air Itam, Pertalite telah habis sejak siang hari.
Toko tersebut hanya menjual Pertamax dengan harga Rp20 ribu per liter.
“Ada pertamax jual seliter Rp20 ribu,” ujar salah seorang pegawai Toko Dewi Jaya.













