banner 728x90

Bangka Darurat BBM, Antrean Kendaraan di SPBU Mengular Ratusan Meter hingga Malam

Antrean BBM di SPBU Jalan Koba, Pangkalpinang, Selasa (14/7/2026). Foto: JI
banner 468x60

PANGKALPINANG, JURNALINDONESIA.CO
​PANGKALPINANG — Krisis bahan bakar minyak (BBM) tengah melanda Kota Pangkalpinang dan sejumlah wilayah di Pulau Bangka selama beberapa hari terakhir.

Antrean panjang kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, terlihat mengular hingga ratusan meter di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Kondisi ini tidak hanya terjadi pada siang hari, melainkan terus bertahan hingga larut malam.

Ironisnya, kelangkaan ini tidak hanya menyasar BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar, tetapi juga BBM nonsubsidi jenis Pertamax.

Hingga Selasa (14/7/2026) pagi, pemandangan antrean panjang masih terus terjadi dan mulai memicu keresahan serta kepanikan di kalangan warga setempat.

Warga Terpaksa Dorong Motor, Antrean Mobil Capai 1 Kilometer

​Dampak kelangkaan BBM ini dirasakan langsung oleh masyarakat yang kesulitan beraktivitas sehari-hari.

​Edi, warga Kampak, Pangkalpinang, mengaku terpaksa mendorong sepeda motornya karena kehabisan bensin di tengah jalan.

​”Saya pulang main bola, bensin habis. Terpaksa dorong motor dan ikut antre sekitar setengah jam di SPBU,” keluhnya dengan nada kesal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses