banner 728x90

Pemkot Sisir 400 Anak Tidak Sekolah di Pangkalpinang, Disdikbud Libatkan Kelurahan

Penerimaan murid baru di Pangkalpinang. Foto: JI
banner 468x60

PANGKALPINANG, JURNALINDONESIA.CO – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang mulai memverifikasi sekitar 400 data Anak Tidak Sekolah (ATS) yang tercatat dalam dashboard ATS Tahun 2026.

Verifikasi dilakukan untuk memastikan kondisi riil di lapangan sekaligus menentukan bentuk intervensi yang tepat bagi setiap anak.

Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal (PNF) Disdikbud Kota Pangkalpinang, Efendi, mengatakan data yang saat ini masuk dalam dashboard ATS masih bersifat sementara dan belum seluruhnya terverifikasi.

“Data di dashboard ATS ini sekitar 400 anak, tetapi belum terverifikasi. Sementara hasil pendataan yang kami lakukan di lapangan pada tahun 2025 terdapat 211 anak yang tersebar di tujuh kecamatan, dengan jumlah terbanyak berada di Kecamatan Gerunggang,” ujarnya usai Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pendataan Anak Tidak Sekolah (ATS) Tahun 2026 di Ballroom SUN Hotel Pangkalpinang, Kamis (9/7/2026).

Efendi menjelaskan, berdasarkan hasil pendataan tahun lalu, pemerintah telah melakukan berbagai intervensi, di antaranya memberikan beasiswa serta mengembalikan anak yang tidak bersekolah ke satuan pendidikan kesetaraan atau pendidikan nonformal sesuai kondisi masing-masing.

Untuk pendataan tahun 2026, lanjutnya, seluruh data dalam dashboard akan diverifikasi kembali sehingga jumlah ATS yang valid dapat diketahui pada akhir tahun.

“Nanti setelah seluruh data diverifikasi, tentu akan terlihat pengurangannya karena sudah dipastikan mana yang benar-benar masuk kategori Anak Tidak Sekolah dan mana yang sudah kembali bersekolah,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses