PANGKALPINANG, JURNALINDONESIA.CO — PT Timah Tbk menggandeng Yayasan Ikan Endemik Bangka Belitung atau The Tanggokers, sebagai bentuk dukungan terhadap penelitian dan penerbitan buku Biodiversitas Ikan Tempalak (Wild Betta) Endemik Pulau Bangka.
Buku Biodiversitas Ikan Tempalak (Wild Betta) Endemik Pulau Bangka mengulas kekayaan tiga spesies ikan tempalak endemik Pulau Bangka, yakni Betta burdigala, Betta chloropharynx, dan Betta schalleri.
Ketiga spesies ikan itu dalam katagori terancam punah menurut IUCN Redlist.
Buku ini berisi informasi mengenai karakteristik, persebaran, hingga habitat alami masing-masing spesies.
Publikasi ini diharapkan menjadi referensi ilmiah sekaligus media edukasi yang dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga keberadaan ikan endemik beserta ekosistem habitatnya.
Dewan Pembina Yayasan Ikan Endemik Bangka Belitung, Swarlanda Gusti menjelaskan, PT TIMAH berperan mendukung proses penyusunan buku melalui fasilitasi kegiatan penelitian.













