banner 728x90

Pindapata Warnai Rangkaian Hari Trisuci Waisak di Kota Pangkalpinang

Ratusan umat Buddha mengikuti kegiatan Pindapata Bersama dalam rangka peringatan Hari Trisuci Waisak di Vihara Bangka Dhammaram, Sabtu pagi (4/7/2026). Foto: JI/Mita
banner 468x60

PANGKALPINANG, JURNALINDONESIA.CO – Suasana khidmat menyelimuti kawasan Kota Pangkalpinang saat ratusan umat Buddha mengikuti kegiatan Pindapata Bersama dalam rangka peringatan Hari Trisuci Waisak yang dipusatkan di Vihara Bangka Dhammaram, Sabtu pagi (4/7/2026).

Tradisi Pindapata merupakan salah satu ritual sakral dalam agama Buddha, yakni para bhikkhu berjalan kaki membawa mangkuk (patta) untuk menerima dana berupa makanan maupun kebutuhan pokok dari umat.

Tradisi ini menjadi wujud latihan kesederhanaan dan kerendahan hati bagi para bhikkhu, sekaligus kesempatan bagi umat untuk menanamkan kebajikan melalui pemberian dana.

Rute Pindapata dimulai dari Vihara Bangka Dhammaram, melintasi Jalan RE Martadinata, berbelok ke Jalan Jenderal Sudirman, melewati Simpang Lampu Merah Ramayana menuju Jalan Mayor Syafri, kemudian berbelok ke Jalan Trem sebelum kembali finis di Vihara Bangka Dhammaram.

Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Pangkalpinang, Agustu Afendi.

Menurut Agustu, Pindapata tidak hanya memiliki makna spiritual yang mendalam.

Tetapi berpotensi menjadi daya tarik wisata religi yang mampu memperkenalkan keberagaman budaya di Kota Pangkalpinang.

“Kami berharap kegiatan Pindapata ini dapat menjadi salah satu agenda tetap dalam kalender pariwisata Kota Pangkalpinang. Selain memiliki nilai spiritual dan budaya yang tinggi, kegiatan ini juga berpotensi menjadi daya tarik wisata religi yang memperkenalkan keberagaman budaya sekaligus memperkuat citra Pangkalpinang sebagai kota yang menjunjung tinggi toleransi dan kerukunan antarumat beragama,” ujarnya.

Ia juga berharap penyelenggaraan Pindapata pada tahun-tahun mendatang dapat melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar manfaat kegiatan semakin dirasakan masyarakat.

BACA JUGA  Hasan WNA Bangladesh Punya KTP Kabupaten Bangka, Imigrasi Pangkalpinang Bongkar Asal Usulnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses