PANGKALPINANG, JURNALINDONESIA.CO – Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (Unmuh Babel) mewisuda 156 sarjana pada Sidang Senat Terbuka Wisuda Angkatan XVII Tahun Akademik 2025/2026 di Auditorium Sofyan Tsauri Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, Kamis (2/7/2026).
Prosesi wisuda dihadiri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, Rektor Unmuh Babel Dr Fadillah Sabri, jajaran pimpinan universitas, sivitas akademika, orang tua wisudawan, serta tamu undangan.
Dalam orasi ilmiahnya, Abdul Mu’ti mengingatkan para lulusan agar tidak berhenti belajar meski telah menyandang gelar sarjana.
Menurutnya, wisuda bukan akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk mengabdi kepada masyarakat.
Ia juga mengingatkan para lulusan agar tidak mengalami “toga syndrome”, yakni merasa telah selesai belajar setelah mengenakan toga.
“Kita perlu senantiasa bersyukur atas nikmat Allah yang telah diberikan kepada kita. Mudah-mudahan kalian tidak termasuk yang disebut sebagai pengidap toga syndrome,” ujarnya.
Abdul Mu’ti menegaskan, ilmu yang diperoleh di bangku kuliah harus diwujudkan menjadi manfaat bagi masyarakat.
Ia mengutip hadis Rasulullah SAW yang menyebutkan bahwa sebaik-baik manusia adalah mereka yang paling bermanfaat bagi sesamanya.













