banner 728x90

Nelayan Menjerit! Solar Subsidi Berkurang Jadi 800 Liter, DPRD Babel Bereaksi

Avatar
Nelayan mengadu ke DPRD Babel lantaran jatah solar bersubsidi berkurang, Rabu (1/7/2026). Foto: JI/Mita
banner 468x60

PANGKALPINANG, JURNALINDONESIA.CO – Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya, meminta persoalan kelangkaan sekaligus tidak tepat sasarnya penyaluran solar subsidi bagi nelayan segera dibenahi.

Hal itu disampaikannya usai menerima audiensi terkait kelangkaan BBM subsidi untuk nelayan yang berlangsung di ruang kerjanya, Rabu (1/7/2026).

Didit mengaku DPRD merasa perlu segera menindaklanjuti persoalan tersebut setelah menerima banyak informasi mengenai berkurangnya hak nelayan penerima solar subsidi.

“DPRD ini agak tersentak. Setelah saya cek di media, banyak hak-hak subsidi nelayan yang hilang. Yang seharusnya sebulan menerima 2.000 liter, ini menjadi sekitar 800 liter. Artinya hak mereka tidak tepat sasaran,” kata Didit.

Menurutnya, persoalan tersebut tidak boleh dibiarkan karena menyangkut hak masyarakat, khususnya nelayan yang menggantungkan hidupnya dari hasil melaut.

Ia mengapresiasi respons cepat dari PT Pertamina Patra Niaga Area Bangka Belitung serta komitmen Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) yang akan melakukan pembenahan data penerima subsidi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses