PANGKALPINANG, JURNALINDONESIA.CO – Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin Masyarif, memastikan kondisi ketahanan pangan di Kota Pangkalpinang hingga saat ini aman dan terkendali.
Menurutnya, tidak terdapat gejolak yang dapat mengganggu ketersediaan maupun distribusi pangan di Kota Pangkalpinang.
“Ketahanan pangan Kota Pangkalpinang sampai saat ini masih bagus, tidak ada masalah. Tidak ada gejolak apapun terkait ketahanan pangan,” kata Saparudin kepada jurnalindonesia.co, Rabu (24/6/2026).
Meski demikian, Pemerintah Kota Pangkalpinang terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi, khususnya pada sektor pangan.
Saparudin mengungkapkan, Pemkot Pangkalpinang telah menerbitkan keputusan wali kota terkait penerapan model prediktif sebagai instrumen pemantauan inflasi di daerah.
“Untuk menjaga inflasi, kita sudah mengeluarkan keputusan wali kota untuk menjalankan model prediktif dalam pemantauan inflasi di Kota Pangkalpinang,” ujarnya.
Melalui model tersebut, pemerintah dapat memantau kondisi ketersediaan bahan pangan di pasar sekaligus memprediksi potensi kekurangan pasokan yang dapat memicu kenaikan harga.











