banner 728x90

BPJN Babel Cuma Tambal Jalan Bikang-Jeriji, Berdalih Rusak Karena Faktor Alam

Avatar
Kepala BPJN Babel Susan Novelia (tengah) saat memberikan keterangan pers, Senin (22/6/2026). Foto: JI
banner 468x60

PANGKALPINANG, JURNALINDONESIA.CO – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bangka Belitung (Babel) angkat bicara terkait kerusakan yang terjadi pada ruas jalan nasional Bikang-Jeriji, Kabupaten Bangka Selatan.

Proyek rekonstruksi jalan sepanjang 850 meter yang menelan anggaran Rp32 miliar tersebut baru saja selesai dibangun pada tahun 2024 lalu.

​Kepala BPJN Babel, Susan Novellia, didampingi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Anggoro, memberikan keterangan kepada awak media pada Senin (22/6/2026).

Susan menegaskan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan penanganan sementara dan mengevaluasi penyebab pasti keretakan jalan tersebut.

Struktur Tanah Rawa 

PPK BPJN Babel, Anggoro, menjelaskan bahwa kondisi tanah yang buruk dan berstruktur rawa menjadi salah satu pemicu utama munculnya retakan ketika volume air naik.

Selain itu, ada perubahan kondisi lingkungan di sekitar kawasan tersebut.

​”Penyebab kerusakan sedang dianalisa oleh direktorat. Kondisi tanah di sana memang kurang baik dan merupakan kontur rawa-rawa. Retakan mulai muncul karena air naik. Dulu di kawasan tersebut belum ada perkebunan sawit,” ujar Anggoro.

Anggoro juga membantah adanya pengurangan spesifikasi dalam proyek tersebut.

Ia menegaskan bahwa pengerjaan telah sesuai dengan spesifikasi teknis mortar busa dan dalam pengawasan ketat.

​”Setiap kegiatan di PUPR melibatkan konsultan pengawas. Proyek ini bahkan merupakan paket prioritas yang mendapatkan pengawasan dari Kejaksaan Agung (Kejagung). Tidak ada spesifikasi yang dikurangi,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses