BANGKA BARAT, JURNALINDONESIA.CO — Kualitas pengasuhan anak usia dini menjadi penentu utama dalam mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Menyadari urgensi tersebut, PT Timah (Persero) Tbk berkolaborasi dengan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar pelatihan peningkatan kapasitas pengasuh di Wisma Sriwijaya, Mentok, Bangka Barat, Jumat (19/6/2026).
Program yang dikemas lewat skema Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) ini membidik para pengelola Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), Badan Pengasuh Anak (BPA), hingga para penyuluh KB (PKB/PLKB) se-Kabupaten Bangka Barat.
Tujuannya menaikkan kelas standar pengasuhan anak agar lebih berkualitas, positif, dan ramah anak.
Empat Pilar Pengasuhan TAMASYA
Penanggung Jawab Program TAMASYA Babel, Dr. Nofianti, membeberkan bahwa saat ini ada 12 TPA di Bangka Barat yang menjadi lokus utama program.
Ia menekankan empat fokus krusial yang wajib dikuasai para pengasuh:
– Layanan Aman & Berkualitas: Memastikan lingkungan penitipan anak steril dari potensi bahaya dan mendukung psikologis anak.
– Pemantauan Berkala: Mengawal tumbuh kembang anak secara intensif agar tidak ada aspek perkembangan yang tertinggal.













