banner 728x90

Peh Cun dan Festival Pasir Padi VII Jadi Panggung Kebhinekaan Pangkalpinang

Avatar
Festival Pasir Padi VII resmi dibuka di Pantai Pasir Padi, Kota Pangkalpinang, Jumat (19/6/2026). Foto: JI/Mita
banner 468x60

PANGKALPINANG, JURNALINDONESIA.CO – Festival Pasir Padi VII resmi dibuka di Pantai Pasir Padi, Kota Pangkalpinang, Jumat (19/6/2026).

Mengusung tema “Kolaborasi Budaya Nusantara”, festival yang berlangsung selama tiga hari hingga Minggu tersebut menjadi wadah pertemuan berbagai budaya sekaligus bagian dari perayaan tradisi Peh Cun masyarakat Tionghoa.

Pembukaan festival berlangsung meriah dengan penampilan beragam kesenian nusantara, mulai dari pencak silat, kuda lumping, reog Ponorogo, barongsai hingga berbagai tarian daerah.

Selain itu, digelar pula lomba menegakkan telur yang diikuti puluhan tim dari instansi pemerintah, komunitas dan masyarakat umum.

Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin Masyarif, mengatakan penyelenggaraan Festival Pasir Padi tahun ini bertepatan dengan tradisi Peh Cun yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Tionghoa di Bangka Belitung.

“Festival ini bertepatan dengan acara budaya masyarakat Tionghoa yaitu Peh Cun. Ada dua kegiatan yang biasa dilakukan, yakni ritual melempar bakcang ke laut dan tradisi menegakkan telur pada tengah hari,” kata Saparudin.

Menurutnya, tradisi tersebut menjadi daya tarik tersendiri yang dapat memperkaya agenda wisata budaya Kota Pangkalpinang.

Karena itu, Pemerintah Kota menjadikan momentum tersebut sebagai bagian dari Festival Pasir Padi untuk menarik kunjungan wisatawan.

“Momentum inilah yang oleh Pemkot Pangkalpinang dijadikan festival budaya untuk menarik wisatawan, baik dari Bangka Belitung maupun luar daerah. Kami berharap masyarakat dapat menikmati seluruh rangkaian acara yang telah disiapkan,” ujarnya.

BACA JUGA  Sumardan Tak Membantah 16 Pertanyaan Penyidik Kejari Pangkalpinang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses