PANGKALPINANG, JURNALINDONESIA.CO – DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan membentuk tim kecil yang melibatkan unsur fraksi-fraksi untuk mengkaji polemik terkait status Wakil Gubernur Babel, Hellyana.
Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya, mengatakan langkah tersebut diambil karena terdapat beragam pandangan dari fraksi-fraksi terhadap persoalan yang berkembang saat ini.
“Langkah yang perlu kita pelajari secara etikanya, yang jelas ini bukan keinginan, ini bentuk ujian. Maka dengan itu DPRD Bangka Belitung segera berkoordinasi antara fraksi-fraksi, mengkaji seperti apa,” kata Didit saat dikonfirmasi jurnalindonesia.co dilansir Kamis (18/6/2026).
Baca juga: Wagub Hellyana Tak Bisa Diberhentikan
Didit mengatakan DPRD akan mengkaji persoalan tersebut bersama fraksi-fraksi karena terdapat berbagai pandangan terkait persoalan yang berkembang saat ini.
Didit mengatakan persoalan tersebut nantinya akan dibahas di Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Babel.
Menurutnya, tim kecil akan dibentuk agar persoalan tersebut tidak berkembang liar dan DPRD dapat mencari solusi terbaik sesuai aturan yang berlaku.
“Yang perlu kita garis bawahi itu tata kelola pemerintahannya seperti apa, karena fraksi-fraksi itu punya pendapat berbeda-beda,” ujarnya.
Didit menegaskan DPRD tidak akan membentuk panitia khusus (pansus), melainkan tim kecil yang beranggotakan unsur-unsur fraksi.
“Di sini kita bukan buat pansus tapi tim kecil dari unsur-unsur fraksi-fraksi karena yang berhak menyampaikan fraksi-fraksi,” katanya.
Menurut Didit, tim kecil tersebut nantinya akan meminta pendapat dari ahli hukum, masyarakat dan pemerintah daerah sebelum DPRD mengambil langkah lebih lanjut.
“Kita akan minta pendapat ke ahli-ahli hukum, ke masyarakat juga, dan ke pemerintah daerah sendiri. Yang jelas tujuan DPRD di sini adalah mencari win-win solution-nya,” ujarnya.
Didit menegaskan DPRD tidak ingin mengambil langkah yang keliru dalam menyikapi persoalan tersebut.













