PANGKALPINANG, JURNALINDONESIA.CO – Pergantian tahun Islam 1 Muharram 1448 Hijriah menjadi momen berharga bagi warga binaan di Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang.
Tak sekadar seremoni, momentum ini dijadikan ajang “bersih-bersih” spiritual lewat doa bersama dan istigasah massal di Masjid At-Taubah, Rabu (17/6/2026).
Sebanyak 250 warga binaan larut dalam zikir dan munajat.
Bagi mereka yang sedang menjalani masa hukuman kasus narkotika, makna “hijrah” atau berpindah menjadi sangat relevan: pindah dari masa lalu yang kelam menuju masa depan yang lebih bersih.
Poin Penting dari Balik Lapas
Ajang Refleksi: Kegiatan diisi dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an, zikir, dan ceramah menyentuh dari Kepala Kemenag Kota Pangkalpinang, Firmantasi.
Bukan Sekadar Hukuman: Kalapas Narkotika Pangkalpinang, Novriadi, menegaskan bahwa tugas lapas bukan cuma mendisiplinkan fisik, tapi menyembuhkan mental dan spiritual.













