PANGKALPINANG, JURNALINDONESIA.CO – Suasana Ruang Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Bangka Belitung tampak riuh pada Kamis (11/6/2026).
Perwakilan warga yang tergabung dalam Forum Peduli Masyarakat Nangka duduk bersama para wakil rakyat, mengadukan nasib akses jalan kebun mereka yang kini tertutup oleh pembangunan pabrik kelapa sawit.
Merespons aduan tersebut, DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) tegas meminta pihak perusahaan untuk menghentikan sementara seluruh aktivitas di area jalan yang bersengketa tersebut hingga ada kepastian hukum.
Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya, menegaskan bahwa warga Desa Nangka, Kecamatan Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan, sebenarnya tidak menolak investasi.
Pemicu masalah murni karena akses jalan usaha tani sepanjang 600 meter yang biasa mereka gunakan tiba-tiba ditutup.
“Kami meminta dihentikan sementara,” ujar Didit.













