PANGKALPINANG, JURNALINDONESIA.CO – Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang bergerak cepat mengatasi masalah kelebihan muatan (overcapacity).
Bersama Kanwil Ditjenpas Babel, pihak Lapas menggelar audiensi dengan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, di ruang kerja Gubernur pada Kamis (11/6/2026).
Pertemuan ini menjadi ajang penguatan sinergi lintas sektor untuk menjaga pelayanan dan keamanan di dalam Lapas tetap optimal.
Tantangan Overkapasitas dan Solusi Daerah
Kepala Lapas Narkotika Pangkalpinang, Novriadi, mengungkapkan bahwa saat ini jumlah warga binaan di lapasnya sudah hampir menyentuh angka 800 orang.
Kondisi yang padat ini diakui menjadi tantangan berat.
“Kondisi hunian yang melebihi kapasitas ini memerlukan sinergi kuat dengan pemerintah daerah. Dukungan Pemda sangat penting agar program pembinaan, pelayanan, serta keamanan tetap berjalan optimal,” ujar Novriadi.
Fokus pada Kemandirian dan Ketahanan Pangan
Kepala Kanwil Ditjenpas Babel, Ade Agustina, menambahkan bahwa pihaknya terus menggenjot program-program strategis, seperti:
– Peningkatan pembinaan kemandirian warga binaan.
– Penguatan sistem keamanan Lapas.













