BANGKA BARAT, JURNALINDONESIA.CO – Siapa sangka lahan kritis yang lama terbengkalai di kawasan Ketapang bisa menghasilkan buah yang manis?
Di tangan Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, lahan yang dulunya dinilai kurang produktif itu kini disulap menjadi kebun semangka subur yang sukses memanen belasan ton buah segar.
Keberhasilan panen raya ini mendapat acungan jempol dari Kelompok Tani Belo Maju, Desa Belo Laut, Kecamatan Mentok.
Mereka menilai, hijau dan suburnya lahan Ketapang saat ini tidak lepas dari komitmen kuat sang Kapolres yang jeli melihat potensi tersembunyi dari lahan yang telantar.
“Kami sangat mengapresiasi Bapak Kapolres Bangka Barat. Beliau memiliki gagasan yang luar biasa. Lahan yang sebelumnya kritis, kini bisa menjadi area pertanian yang menghasilkan dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar perwakilan Kelompok Tani Belo Maju.
Bagi para petani setempat, proyek ini bukan sekadar tentang memetik buah semangka.
Lebih dari itu, inovasi ini menjadi bukti nyata bahwa dengan pengelolaan yang tepat, lahan sekritis apa pun bisa diubah menjadi sumber ekonomi baru yang mendongkrak ketahanan pangan daerah.
Dari 2.000 Bibit, Berbuah Manis Dalam Dua Bulan
Proses transformasi lahan ini terhitung cukup singkat namun masif.













