banner 728x90

Cegah Bom Waktu Penyakit, PT Timah Edukasi Karyawan Tentang Sindrom Metabolik

PT Timah edukasi karyawan tentang sindrom metabolik. Foto: Humas PT Timah Tbk
banner 468x60

PANGKALPINANG, JURNALINDONESIA.CO — PT TIMAH Tbk membekali ratusan karyawannya di seluruh wilayah operasional dengan edukasi pencegahan sindrom metabolik melalui webinar kesehatan bertema “Kenali Sindrom Metabolik, Tingkatkan Produktivitas” pada Senin (8/6/2026).

Langkah ini merupakan komitmen perusahaan untuk mendorong gaya hidup sehat guna mendongkrak produktivitas kerja.

Kesehatan karyawan memegang peranan vital dalam performa perusahaan.

Oleh karena itu, PT TIMAH dinilai perlu mengantisipasi risiko penyakit degeneratif sejak dini agar tidak mengganggu kualitas hidup dan kinerja karyawannya.

Risiko Komplikasi dan Indikator yang Diwaspadai

Dalam webinar tersebut, Dokter Spesialis Penyakit Dalam RS Siloam, dr. Hamka Gunawan M, SpPD, FINASIM, menjelaskan bahwa sindrom metabolik bukanlah penyakit tunggal, melainkan sekumpulan gangguan kesehatan yang terjadi bersamaan.

“Sindrom metabolik sering disebut sebagai bom waktu karena dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan diabetes tipe 2 secara signifikan apabila tidak ditangani,” ujar dr. Hamka.

Ada beberapa indikator klinis yang harus diwaspadai oleh karyawan, di antaranya:

– Obesitas sentral (penumpukan lemak di perut).

– Tingginya kadar trigliserida dalam darah.

– Rendahnya kolesterol baik (HDL).

– Tekanan darah tinggi (hipertensi).

– Peningkatan kadar gula darah puasa.

BACA JUGA  Pria Pangkalpinang Ditangkap Polda Babel, Pemilik 887 Gram Sabu dan 187 Ekstasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses