PANGKALPINANG, JURNALINDONESIA.CO — Penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat yang sempat menyentuh angka Rp18.000 turut memengaruhi pola investasi masyarakat.
Kondisi tersebut mendorong peningkatan transaksi buyback atau penjualan kembali emas di Galeri 24 Pegadaian Pangkalpinang dalam beberapa waktu terakhir.
Manager Distro Galeri 24 Pegadaian Pangkalpinang, Gusti Randa, mengatakan peningkatan transaksi buyback mencapai sekitar 50 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Tren tersebut mulai terlihat sejak pertengahan bulan lalu hingga saat ini.
Menurutnya, sebagian nasabah memilih menjual kembali emas batangan yang dimiliki untuk memperoleh keuntungan dari kenaikan nilai aset, kemudian mengalihkan dana tersebut ke instrumen investasi lain, termasuk dolar Amerika Serikat.
“Dengan kenaikan dolar, memang ada pengaruh terhadap tren investasi masyarakat. Saat ini cukup banyak nasabah yang melakukan buyback emas batangan dan mencairkan dananya untuk investasi ke dolar,” ujar Gusti kepada jurnalindonesia.co, Sabtu (6/6/2026).
Meski demikian, meningkatnya transaksi buyback tidak serta-merta menurunkan minat masyarakat terhadap investasi emas.
Di tengah penguatan dolar dan fluktuasi harga emas, masih banyak nasabah yang justru memanfaatkan momentum penurunan harga untuk menambah kepemilikan emas batangan.
Gusti menjelaskan, tren harga emas dalam beberapa minggu hingga bulan terakhir cenderung mengalami penurunan.
Namun, dalam beberapa hari terakhir harga mulai menunjukkan kenaikan meski masih relatif terbatas.













