PANGKALPINANG, JURNALINDONESIA.CO — Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Pangkalpinang bersama tenaga kesehatan lainnya menggelar aksi damai di depan Kantor Pengadilan Negeri Pangkalpinang, Kamis (4/6/2026).
Aksi itu sebagai bentuk dukungan moral kepada dr Ratna Setia Asih, yang tengah menjalani proses hukum terkait perkara dugaan malapraktik atau kelalaian tenaga kesehatan yang mengakibatkan seorang anak usia 10 tahun bernama Aldo Ramdani, meninggal dunia.
Aksi damai tersebut diikuti oleh dokter, dokter gigi, perawat, bidan, serta berbagai tenaga kesehatan lainnya.
Selain menyampaikan dukungan moral, peserta aksi juga menggelar doa bersama, membentangkan spanduk dukungan, serta melakukan penandatanganan pernyataan sikap untuk dr Ratna.
Ketua IDI Wilayah Bangka Belitung, dr Arina Pahlevi, mengatakan pihaknya berharap proses persidangan dapat berjalan dengan baik, lancar, dan menghasilkan putusan yang adil berdasarkan fakta serta ketentuan hukum yang berlaku.
“Hari ini dijadwalkan pelaksanaan sidang terhadap dr Ratna. Kami berharap proses persidangan dapat berjalan dengan baik, lancar, dan menghasilkan putusan yang adil berdasarkan fakta serta ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.
Menurut Arina, dr Ratna selama ini telah menjalankan tugas profesinya dengan penuh dedikasi dan bekerja sepenuh hati dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Ia menambahkan, tenaga medis dan tenaga kesehatan yang hadir dalam aksi damai tersebut sebagian besar merupakan rekan kerja yang bertugas di tempat yang sama dengan dr Ratna.











