banner 728x90

Inilah Ragam Amalan Sunah Iduladha Lengkap dengan Dalil Sahihnya

Suasana shalat Iduladha. Foto: Istimewa
banner 468x60

JURNALINDONESIA.CO – Hari Raya Iduladha atau yang akrab disebut Lebaran Haji merupakan salah satu momentum terbesar bagi umat Muslim di seluruh dunia.

Selain ibadah kurban dan shalat Id, Rasulullah $ﷺ$ juga mengajarkan berbagai amalan sunah yang bernilai pahala besar jika diamalkan sebelum dan sesudah shalat Iduladha.

Melalui penuturan para ulama dan bersumber dari hadis-hadis sahih, berikut adalah rangkaian amalan sunah Hari Raya Iduladha yang bisa kita praktikkan untuk menyempurnakan ibadah:

1. Menghidupkan Malam Hari Raya dengan Takbir dan Zikir

Sejak matahari terbenam di akhir hari Arafah (9 Dzulhijjah), umat Muslim disunahkan untuk mengumandangkan takbir, memperbanyak zikir, dan mendirikan shalat malam sebagai bentuk rasa syukur.

Rasulullah $ﷺ$ bersabda:

مَنْ قَامَ لَيْلَتَىِ الْعِيدَيْنِ لِلَّهِ مُحْتَسِبًا لَمْ يَمُتْ قَلْبُهُ يَوْمَ تَمُوتُ الْقُلُوبُ

“Siapa yang menghidupkan malam Idulfitri dan Iduladha karena mengharap pahala dari Allah, hatinya tidak akan mati pada hari semua hati itu mati.” (HR. Ibnu Majah).

2. Mandi Sebelum Berangkat Shalat Id

Membersihkan fisik secara keseluruhan lewat mandi besar sangat dianjurkan sebelum menuju tempat shalat. Hal ini didasarkan pada kebiasaan para sahabat Nabi, salah satunya Abdullah bin Umar.

“Dari Nafi’, (ia berkata bahwa) ‘Abdullah bin ‘Umar biasa mandi di hari Idulfitri (dan Iduladha) sebelum ia berangkat pagi-pagi ke tanah lapang.” (HR. Malik dan Asy-Syafi’i).

3. Memakai Pakaian Terbaik dan Wewangian

Umat Muslim dianjurkan tampil rapi dan bersih dengan mengenakan pakaian terbaik yang dimiliki (tidak harus baru) serta menggunakan minyak wangi bagi laki-laki.

Sahabat Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu berkata:

“Rasulullah $ﷺ$ memerintahkan kami untuk memakai pakaian terbaik yang kami miliki pada dua hari raya dan memakai minyak wangi.” (HR. Hakim).

4. Menunda Makan hingga Selesai Shalat Iduladha

Berbeda dengan Idulfitri yang disunahkan untuk sarapan terlebih dahulu, pada Iduladha Rasulullah $ﷺ$ justru menahan diri tidak makan sampai shalat selesai agar makanan pertama yang disantap adalah daging hewan kurban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses