PANGKALPINANG, JURNALINDONESIA.CO – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang mengimbau masyarakat agar waspada terhadap tautan atau link palsu Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang beredar di media sosial maupun aplikasi percakapan.
Seksi Peserta Didik dan Pendidikan Karakter Bidang Pembinaan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Al Hatas Cahyadi, mengatakan link palsu tersebut tidak hanya mencatut SPMB Kota Pangkalpinang, tetapi juga ditemukan di sejumlah daerah lain di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
“Link palsu itu kami temukan beredar tidak hanya SPMB Pangkalpinang saja, bahkan hampir seluruh Provinsi Bangka Belitung juga banyak,” katanya saat dikonfirmasi terkait beredarnya link SPMB palsu, Jumat (22/5/2026).
Menanggapi hal tersebut, pihaknya langsung membuat brosur dan pamflet sosialisasi untuk mengingatkan masyarakat bahwa tautan tersebut palsu dan tidak boleh diakses.
“Kami langsung membuat brosur dan pamflet untuk sosialisasi bahwa link itu palsu. Pertama kami sebarkan ke grup WhatsApp kepala sekolah, lalu diteruskan ke paguyuban kelas dan grup-grup lainnya agar sosialisasinya cepat,” ujarnya.
Selain melakukan sosialisasi, Disdik Pangkalpinang juga berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) untuk melakukan penindakan terhadap tautan palsu tersebut.
“Langkah kedua, kami juga berkoordinasi dengan Diskominfo agar melakukan takedown sehingga link tersebut tidak bisa diakses,” ucapnya.













