banner 728x90
Daerah  

Tegar di Pengadilan, Air Mata Hellyana Tumpah di Depan Jenazah Suaminya

Avatar
Momen Wagub Babel Hellyana melihat suami untuk terakhir kalinya, Kamis (21/5/2026). Foto: Istimewa
banner 468x60

JURNALINDONESIA.CO – Langkah kaki Hellyana terasa begitu berat saat keluar dari gerbang Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Pangkalpinang, Kamis (21/5/2026) pagi.

Wakil Gubernur Bangka Belitung itu melangkah dalam balutan busana serba hitam, sewarna dengan awan duka yang sedang menggelayuti hatinya.

​Hanya tiga hari setelah dirinya resmi menghuni jeruji besi, Hellyana harus menerima kenyataan pahit yang meremukkan jiwanya.

Sang suami tercinta, Herry Setyobudi, mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Rabu (20/5/2026) siang.

​Pagi itu, suasana di luar Lapas Perempuan Pangkalpinang diselimuti keheningan yang menyayat hati.

Baca juga: Jalan Takdir Wagub Hellyana

Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalpinang telah bersiap menjemput Hellyana menggunakan mobil tahanan untuk mengantarnya menuju Bandara Depati Amir.

Keluarga besar dan orang-orang terdekatnya turut hadir.

Tak banyak kata yang terucap, hanya pelukan hangat dan tatapan mata penuh simpati yang melepas kepergian Hellyana menuju Ibu Kota.

Mereka menguatkan sang Wagub yang harus menjalani takdir begitu pelik: izin keluar dari masa penahanan demi mengantarkan belahan jiwanya ke peristirahatan terakhir.

Sebagaimana diketahui, Hellyana baru saja  masuk lapas pada Senin (18/5/2026) lalu.

Ia divonis 4 bulan penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pangkalpinang atas kasus penipuan tagihan hotel senilai Rp22 juta yang dilaporkan oleh Adelia Saragih, seorang manajer hotel.

Runtuhnya Ketegaran Sang Wakil Gubernur

Selama menghadapi pusaran kasus hukum hingga pembacaan vonis di persidangan, Hellyana dikenal sebagai sosok yang tegar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses