banner 728x90

Hidayat Arsani Racik Program Biar Warga Babel ‘Bisa Nyari Makan Sendiri’

Avatar
Gubernur Babel Hidayat Arsani menyalurkan bantuan untuk warga. Foto: Biro Adpim Babel
banner 468x60

JURNALINDONESIA.CO – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) resmi mengubah kiblat kebijakan sosialnya.

Di bawah komando Gubernur Babel Hidayat Arsani, bantuan sosial kini tak lagi sekadar menjadi ‘pemadam kelaparan’ sesaat, melainkan disulap menjadi modal jangka panjang untuk mendongkrak kemandirian ekonomi warga.

Melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD), Pemprov Babel langsung tancap gas menggelontor sederet program strategis.

Mulai dari Bantuan Sosial Usaha Ekonomi Produktif (UEP), Bedah Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), proteksi sosial, dana darurat kebencanaan, hingga suntikan dana segar bagi berbagai Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS).

Hidayat Arsani menegaskan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat harus memberikan dampak nyata, bukan sekadar seremonial bagi-bagi bantuan belaka.

​“Program ini tidak hanya sekadar bantuan, tetapi investasi sosial untuk menciptakan masyarakat yang berdaya, mandiri, dan sejahtera,” ujar Hidayat Arsani, Selasa (19/5/2026).

Salah satu jurus andalan yang kini digeber adalah bantuan UEP.

Program ini membidik warga usia produktif dari kalangan kurang mampu yang sudah memiliki embrio usaha mikro.

Tidak tanggung-tanggung, tiap penerima manfaat bisa mengantongi modal usaha hingga Rp5 juta.

Untuk menjamin keadilan, proses seleksi dan verifikasinya diperketat secara berjenjang, mulai dari tingkat desa, kabupaten/kota, hingga provinsi.

​Sektor papan juga tidak luput dari perhatian.

Lewat program Rutilahu, Pemprov Babel menyalurkan bantuan bahan bangunan senilai Rp20 juta per rumah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses