banner 728x90

Sujud Hellyana di Hamparan Sajadah, Kursi Wagub di Ujung Tanduk

Avatar
Wagub Babel Hellyana menenangkan ibunya dan membawa ke dalam mobil usai vonis di PN Pangkalpinang, Senin (18/5/2026). Foto: JI
banner 468x60

JURNALINDONESIA.CO – Suasana Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalpinang pada Senin (18/5/2026) siang menjelang sore terasa begitu kontras.

Di luar, matahari bersinar terik, namun di ruang tunggu, atmosfer terasa begitu dingin.

Di sanalah, Wakil Gubernur Bangka Belitung, Hellyana, duduk dengan tenang namun tatapannya menyiratkan beban yang teramat berat.

Sebelumnya, palu hakim diketuk.

Majelis Hakim PN Pangkalpinang yang diketuai Marolop Winner Pasrolan, menjatuhkan vonis 4 bulan penjara kepada sang wakil gubernur.

Hellyana dinyatakan bersalah atas kasus penipuan tagihan hotel Rp22 juta yang dilaporkan oleh mantan manajer hotel, Adelia Saragih.

Meski vonis ini setengah lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang meminta 8 bulan kurungan, putusan ini tetap menjadi pukulan telak.

Bagi majelis hakim, salah satu hal yang memberatkan adalah tindakan tersebut dinilai dilakukan secara berulang.

Baca juga: Wagub Hellyana Dibawa ke Lapas Perempuan

Sujud di Tengah Badai

Di balik riuhnya ruang sidang dan sorot kamera media, ada momen-momen sunyi yang menyentuh hati.

Hellyana tampaknya tahu betul ke mana harus mengadu ketika dunia terasa runtuh.

Sebelum melangkah ke Kejaksaan Negeri (Kejari), langkah kakinya tertatih menuju musala PN Pangkalpinang.

Di atas sajadah, ia menunaikan shalat zuhur, tertunduk lama dalam sujud, barangkali merajut doa dan kekuatan yang tersisa.

Keikhlasan dan ketegaran itu kembali diuji beberapa jam kemudian.

Hellyana didampingi keluarga, diarahkan oleh Jaksa untuk ke Kejari Pangkalpinang sebelum dibawa ke Lapas Perempuan.

Hellyana kembali meminta waktu untuk shalat.

Shalat Ashar di musola Kejari Pangkalpinang menjadi pelipur lara terakhirnya sebelum ia benar-benar harus mendekam di balik jeruji besi.

Sebelum akhirnya pintu mobil tahanan tertutup rapat dan membawanya menuju Lapas Perempuan Pangkalpinang.

Perjuangan Belum Usai, Kursi Wagub di Ujung Tanduk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses