JURNALINDONESIA.CO – Matahari baru saja meninggi di ufuk timur, namun kawasan Tampuk Pinang Pura, atau yang lebih akrab disapa Bukit Dealova oleh warga Kota Pangkalpinang, sudah tampak bersolek dengan keramaian.
Minggu pagi (17/5/2026), tempat ini kembali menjelma menjadi magnet yang menyedot ratusan warga untuk melepaskan penat setelah sepekan beraktivitas.
Sejak pukul 06.00 WIB, aliran warga yang datang menggunakan sepeda motor maupun mobil seolah tak putus-putus.
Bukit Dealova kini bukan sekadar ruang terbuka hijau, melainkan episentrum kebersamaan, tempat di mana kesehatan dan kegembiraan keluarga berpadu menjadi satu.
Di salah satu sudut lapangan, dentuman musik berirama cepat membakar semangat ratusan warga yang sedang mengikuti senam bersama.
Sementara di jalur lingkar bukit, pemandangan kontras terlihat dari riuhnya langkah kaki para pencinta jogging.
Ada yang berlari pelan dengan peluh yang mengucur deras, ada pula yang sekadar jalan santai sambil bersenda gurau menikmati embun pagi yang perlahan menguap.
Tampak Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Babel Arie Primajaya juga menikmati kenyamanan Dealova bersama sang istri.
“Pastinya pelaku UMKM di tempat ini, menjadi perhatian kita, dan berharap ekonomi terus tumbuh, sehingga Dealova bukan sekadar tempat santai,” ungkap Arie Primajaya.
Surga Kuliner Setelah Mandi Keringat
Namun, daya tarik Dealova tak berhenti pada keringat dan olahraga.
Daya pikat sesungguhnya justru dimulai ketika perut mulai keroncongan usai beraktivitas fisik.
Di sepanjang kawasan ini, deretan stan kuliner telah siap memanjakan lidah para pengunjung.
Aroma gurih cuko pempek, asap tipis dari mangkuk mi hangat, hingga jajaran kue-kue tradisional langsung menyambut warga.













