banner 728x90

Lapas Kelas IIA Pangkalpinang Kembangkan Pupuk Kompos untuk Perkebunan Kelapa Sawit

Avatar
Implementasi kompos buatan Lapas Tuatunu Pangkalpinang. Foto: Istimewa
banner 468x60

JURNALINDONESIA.CO – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang melaksanakan kegiatan implementasi pupuk kompos untuk perkebunan kelapa sawit di Kelurahan Tuatunu Indah, Jumat (15/5/2026).

Kegiatan yang digelar di kawasan perkebunan sawit Tuatunu tersebut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kepulauan Bangka Belitung Ade Agustina, Kepala Lapas Kelas IIA Pangkalpinang Sugeng Indrawan, serta Camat Gerunggang Richard Syam.

Kepala Lapas Kelas IIA Pangkalpinang, Sugeng Indrawan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari program demplot yang sebelumnya telah dilaksanakan di beberapa lokasi dengan hasil yang cukup baik untuk pengembangan tanaman kelapa sawit.

“Hari ini kami melaksanakan kegiatan di kawasan perkebunan kelapa sawit di Kelurahan Tuatunu Indah bersama Lembaga Pemasyarakatan Pangkalpinang. Sebelumnya, kami juga telah melaksanakan program demplot di beberapa lokasi lain dengan hasil yang cukup baik untuk pengembangan tanaman kelapa sawit. Oleh karena itu, metode dan pengalaman tersebut akan kami aplikasikan di perkebunan sawit Tuatunu Indah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama antara warga binaan Lapas Pangkalpinang dengan berbagai pihak terkait melalui semangat sinergitas dan kolaborasi.

Menurutnya, program tersebut diharapkan dapat menjadi bekal keterampilan bagi warga binaan setelah selesai menjalani masa pidana.

“Diharapkan para warga binaan yang telah menyelesaikan masa pidananya nantinya dapat kembali ke masyarakat dengan memiliki keterampilan dan kemampuan yang bermanfaat, khususnya di bidang pertanian dan perkebunan,” katanya.

Sugeng menambahkan, kegiatan itu juga menjadi bagian dari dukungan terhadap instruksi Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat program ketahanan pangan nasional.

Dalam pelaksanaannya, program tersebut turut mendapat dukungan dari unsur TNI dan Polri, termasuk Danramil dan Polsek setempat, guna menyukseskan program ketahanan pangan di wilayah tersebut.

BACA JUGA  Kesbangpol Catat 105 Ormas Terdaftar di Pangkalpinang, Belum Ditemukan Aliran Terlarang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses