JURNALINDONESIA.CO – Zuliaifanda adalah bayi berusia 10 bulan, yang hidup dengan kondisi jantung bocor sejak lahir.
Tarikan napas bayi asal Desa Kundur, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun ini, tak selancar anak seusianya.
Dia harus mendapatkan perawatan intensif dengan biaya yang tak murah.
Di tengah kondisi himpitan ekonomi itu, PT TIMAH (Persero) Tbk melalui program bantuan sosial di bidang kesehatan memberikan bantuan pengobatan.
Buah hati dari Zuljefri ini harus menjalani pengobatan medis hingga ke Batam.
Ayah Zuliaifanda, Zuljefri mengatakan anak ketiganya itu telah menderita kelainan jantung bawaan sejak lahir.
Saat ini usia sang anak hampir 10 bulan dan sudah beberapa kali menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
“Anak kami mengalami jantung bocor sejak lahir. Sudah tiga kali berobat ke rumah sakit di Batam. Sempat mau dioperasi, tapi terkendala sehingga pengobatan harus dilanjutkan secara bertahap,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kondisi anakanya kini mulai menunjukkan perkembangan yang lebih baik dibanding sebelumnya.













