banner 728x90
Opini  

SPPD: Plesiran Mewah di Atas Penderitaan Rakyat Pangkalpinang

Avatar
Muhammad Septiawan, Koordinator Wilayah Aliansi Mahasiswa Nusantara (AMAN) BABEL
banner 468x60

Opini

Oleh: Muhammad Septiawan

Koordinator Wilayah Aliansi Mahasiswa Nusantara (AMAN) BABEL

JURNALINDONESIA.CO – Puluhan miliar rupiah bukan sekadar deretan angka di atas kertas audit.

Itu adalah keringat buruh, pajak pedagang pasar, dan harapan warga Pangkalpinang yang dikonversi menjadi tiket pesawat dan hotel mewah oleh mereka yang mengaku “wakil rakyat”.

Sangat memuakkan ketika kursi empuk DPRD yang seharusnya menjadi tempat merumuskan nasib rakyat, justru dijadikan batu loncatan untuk merampok uang negara secara halus melalui modus perjalanan dinas.

Kejahatan di balik stempel resmi, kita harus berhenti menyebut ini sebagai “masalah administrasi”.

Ini adalah pencurian sistematis.

Menggunakan celah SPPD untuk memperkaya diri adalah bentuk pengkhianatan paling rendah.

Di saat warga Pangkalpinang harus memutar otak demi sesuap nasi, para elite ini justru sibuk memutar SPPD demi gaya hidup.

Transparansi yang macet hari ini adalah bukti nyata bahwa ada bau busuk yang sedang coba ditutupi rapat-rapat.

Kejari Pangkalpinang sedang menegakkan hukum atau sedang tidur?

Mata masyarakat kini tertuju tajam pada gedung Kejari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses