JURNALINDONESIA.CO – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, penjualan hewan kurban di Kota Pangkalpinang diprediksi mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
Hal ini diungkapkan oleh salah satu peternak sapi di kawasan Parit Lalang, Dahlan Parla (50).
Dahlan menyebutkan, saat ini jumlah sapi yang tersedia di kandangnya mencapai 40 ekor.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 34 ekor telah dipesan oleh pelanggan, sementara enam ekor masih tersedia.
“Biasanya kita yang pesan itu ada 50 ekor sapi. Mungkin sekarang memang sedikit berkurang,” ujar Dahlan kepada jurnalindonesia.co, Rabu (6/5/2026).
Ia menjelaskan, sapi yang dijual terdiri dari beberapa jenis, seperti sapi Bali, Madura, dan Limousin, dengan bobot rata-rata berkisar antara 400 hingga 600 kilogram.
Untuk harga, ia mematok kisaran Rp20 juta hingga Rp50 juta per ekor, tergantung ukuran dan jenis sapi.
Dahlan mengungkapkan, bahwa ada sebagian sapi dipelihara sejak kecil di kandang miliknya, sementara sebagian lainnya didatangkan dari luar daerah.
Ia memastikan seluruh hewan dalam kondisi sehat karena rutin mendapatkan pemeriksaan dari dinas terkait setiap bulan.
“Alhamdulillah sehat semua, karena rutin sebulan sekali rutin diperiksa dari dinas. Untuk yang sakit selalu kita pisahkan agar tidak menular,” ungkapnya.













