banner 728x90

Gubernur Hidayat Buka Sosialisasi Rawan Bencana, Ingatkan Nelayan Potensi Kerawanan

Sosialisasi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Rawan Bencana yang digelar BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Pantai Pasar Padi Pangkalpinang, Rabu (6/5/2026). Foto: Biro Adpim Babel
banner 468x60

JURNALINDONESIA.CO — Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, membuka kegiatan Sosialisasi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Rawan Bencana yang digelar BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Pantai Pasar Padi Pangkalpinang, Rabu (6/5/2026).

Di hadapan masyarakat, termasuk para nelayan yang sehari-hari bergantung pada laut, Gubernur menegaskan bahwa Bangka Belitung memiliki potensi kerawanan bencana yang cukup tinggi, mulai dari banjir, cuaca ekstrem, hingga kebakaran hutan dan lahan.

“Wilayah kita memiliki potensi kerawanan bencana yang cukup tinggi. Oleh karena itu, kesiapsiagaan dan pemahaman masyarakat menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko dan dampak yang ditimbulkan,” ujar Hidayat Arsani.

Pesan itu terasa semakin kuat ketika Gubernur secara simbolis memasangkan jaket pelampung (life jacket) kepada perwakilan nelayan.

Momen sederhana, namun sarat makna, bahwa keselamatan harus dimulai dari kesadaran diri.

Momentum kegiatan ini juga dirangkaikan dengan potong tumpeng sebagai bentuk rasa syukur atas satu tahun kepemimpinan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung.

Dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, Hidayat Arsani menyerahkan potongan tumpeng tersebut kepada salah satu perwakilan nelayan.

Momen ini menjadi simbol kedekatan pemerintah dengan masyarakat, sekaligus penegasan bahwa nelayan merupakan bagian penting dalam pembangunan daerah, khususnya di wilayah pesisir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses