JURNALINDONESIA.CO – Pemerintah Kota Pangkalpinang mengantisipasi potensi kenaikan harga cabai melalui langkah strategis berbasis analisis prediktif dan penguatan sektor pertanian lokal.
Hal ini disampaikan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Juhaini, seusai mengikuti Rapat rutin Dewan Pengendalian Inflasi Daerah (DPID).
Berdasarkan hasil analisis kalender inflasi tahun 2026 hingga 2027, harga cabai diperkirakan akan tetap berada di atas harga acuan penjualan, yakni di kisaran Rp40 ribu per kilogram.
“Dari hasil analisis prediktif kami, sepanjang 2026 hingga 2027 harga cabai berpotensi berada di atas Rp40 ribu per kilogram,” ujar Juhaini kepada jurnalindonesia.co, Selasa (5/5/2026).
Sebagai upaya pengendalian, Pemerintah Kota Pangkalpinang mendorong pelaksanaan program Gerakan Nanam Cabai Rakyat (GENCAR) guna menjaga kestabilan harga di pasaran.













