banner 728x90

Harga TBS Disorot, DPRD Babel Dorong Pemda Libatkan Jaksa dan Polisi

Audiensi APDESI se-Babel di DPRD Babel, Kamis (23/4/2026). Foto: Istimewa
banner 468x60

JURNALINDONESIA.CO – Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) se-Babel dan sejumlah perusahaan sawit melakukan pertemuan dengan DPRD Babel, Kamis (23/4/2026).

Mereka mengadu terkait perbedaan harga tandan buah segar (TBS) sawit, penetapan harga tidak transparan ditambah rantai distribusi yang panjang.

Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya dalam kesempatan itu menyebut perbedaan harga di petani dengan harga acuan  mencapai Rp200 hingga Rp300 per kilogram.

“TBS petani Rp2.800 hingga Rp3.000 per kilogram. Padahal, bisa Rp3.000 atau Rp3.500,” kata Didit.

Dia menyebutkan kondisi itu disebabkan rantai distribusi terlalu banyak perantara, termasuk delivery order (DO) san pengepul.

Akibatnya, lanjut Didit, petani tidak dapat langsung berhubungan dengan perusahaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses