JURNALINDONESIA.CO – Ketua DPRD Pangkalpinang Abang Hertza sempat tertawa kecil saat ditanyakan soal kerja sama media yang menjadi sorotan.
Berhembus rumor kerja sama media di DPRD Pangkalpinang juga menjadi atensi pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalpinang.
“Kalau anggaran media kan memang kita ada efisiensi. Tapi kami tidak membatasi media, kalau ada anggaran silakan,” ujar Abang Hertza usai menjalani klarifikasi di Kejari Pangkalpinang, Senin (20/4/2026).
Saat itu, dia didampingi dua wakil ketua DPRD lainnya, Hibir dan Bangun Jaya yang juga memberikan keterangan hari itu.
Menurutnya, terkait kerja sama media tidak masuk dalam bagian pertanyaan penyidik.
“Tidak ada itu,” kata politisi PDIP ini.
Sebelumnya, Abang Hertza tiba di Kejari sekitar pukul 09.00 WIB dan selesai memberikan keterangan tiga jam kemudian atau pukul 12.03 WIB.
Kedatangannya bersama dua wakil ketua, Hibir dan Bangun Jaya terkait penggunaan anggaran dinas tahun 2024-2025.
Diketahui, Ketua DPRD Pangkalpinang Abang Hertza dan dua wakilnya, Hibir dan Bangun Jaya, semestinya dipanggil pada Selasa (14/4/2026) lalu.
Namun, Abang Hertza ada kegiatan retret Ketua DPRD se-Indonesia di Lembah Tidar, Akademi Militer Magelang, 15-19 April 2026, hingga dia berhalangan hadir memberikan keterangan.
Kehadiran Abang Hertza, Hibir, dan Bangun Jaya untuk melengkapi pengumpulan data dan keterangan, yang sudah dilakukan penyidik terhadap 28 anggota dewan lainnya.
Sehingga, sampai Senin (20/4/2026), ada 30 anggota dewan yang sudah memberikan keterangan pada penyidik Kejari.
Jumlahnya mencapai 31 anggota dewan, lantaran Wawako Pangkalpinang Dessy Ayutrisna juga ikut dipanggil, sebagai mantan wakil rakyat periode 2024-2029.
Para anggota DPRD itu dipanggil secara bertahap sejak 10 Maret 2026 lalu, terkait dugaan penyimpangan anggaran dinas tahun 2024-2025.
Berikut daftar Anggota DPRD Pangkalpinang yang dipanggil Kejari:
20 April 2026
1. Abang Hertza dari PDIP
2. Hibir dari Partai Nasdem
3. Bangun Jaya dari Partai Gerindra
13 April 2026
1. Yuri Sagali dari PDIP
2. Adi Irawan dari Partai Golkar
9 April 2026
1. Nursamsi dari Partai Golkar
2. Rosalina dari Partai Gerindra
8 April 2026
1. Zulfriady dari Partai Golkar
7 April 2026
1. Andi dari PAN
2. Ferri Sardani dari Partai Golkar
6 April 2026
1. M Reza Irsyadillah dari Partai NasDem













