JURNALINDONESIA.CO – Momentum bersejarah bagi kaum nasionalis di Kepulauan Bangka Belitung.
Untuk pertama kalinya, Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) melaksanakan rangkaian Konferensi Cabang (Konfercab) dan Konferensi Daerah (Konferda) secara serentak di wilayah ini.
Rangkaian acara digelar maraton sejak Kamis (16/4/2026) di Belitung, berlanjut hari ini, Jumat (17/4/2026) di Pulau Bangka, dan akan mencapai puncaknya pada Konferda Sabtu (18/4/2026) besok di Pia Hotel, Pangkalpinang.
Mengusung tema “Kontekstualisasi Marhaenisme di Era Disrupsi: Kontribusi PA GMNI untuk Pembangunan Bangka Belitung yang Inklusif”, organisasi ini menegaskan posisinya bukan sekadar paguyuban temu kangen, melainkan organ taktis yang siap mengawal kebijakan publik.
Wahyu Gusna, selaku panitia pelaksana, menjelaskan konsolidasi ini merupakan langkah konkret untuk merapikan barisan alumni yang tersebar di berbagai sektor.
”Kita harus bersatu dan solid untuk membesarkan GMNI di Bangka Belitung. Kontribusi nyata kita adalah memastikan distribusi jaringan, keilmuan, dan ideologi berjalan lancar kepada adik-adik mahasiswa (GMNI) agar organisasi ini semakin kokoh,” ujar Wahyu, Jumat (17/4/2026).
Hadir mewakili Ketua DPD PA Carateker GMNI Babel, Dr. Roby Robert Repi selaku Sekretaris DPD sekaligus Wasekjen DPP PA GMNI, memberikan orasi yang membakar semangat.
Ia menekankan bahwa alumni GMNI harus memiliki kemampuan.











