JURNALINDONESIA.CO – Pemerintah Kota Pangkalpinang menggelar Rapat Koordinasi Evaluasi Kinerja, Fisik, dan Keuangan Perangkat Daerah hingga Maret 2026 di Ruang Rapat Bapperida, Rabu (15/4/2026).
Wali Kota Pangkalpinang Saparudin Masyarif menegaskan capaian realisasi kinerja perangkat daerah pada Triwulan I harus menjadi perhatian serius.
Ia mengatakan realisasi fisik dan keuangan hingga akhir Maret idealnya sudah berada pada kisaran 20 hingga 25 persen.
“Evaluasi kinerja harus dilakukan setiap bulan, baik fisik maupun keuangan, dan harus kita sampaikan secara transparan kepada publik,” ujar Saparudin.
Ia mengungkapkan, masih terdapat sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang realisasinya belum mencapai target.
Menurutnya, hal tersebut disebabkan oleh berbagai kendala, mulai dari banyaknya hari libur, persoalan internal administrasi, kekurangan bukti pendukung, hingga hambatan dalam proses penagihan ke Badan Keuangan Daerah (Bakeuda).

Dia juga menyoroti persoalan klasik dalam administrasi pelaporan, yakni kegiatan yang sudah dilaksanakan namun belum diinput ke dalam sistem.
“Sering kali kegiatan sudah berjalan, tetapi belum tercatat. Padahal sekarang semua sistem sudah online dan terpantau langsung oleh pemerintah pusat,” tegasnya.
Ia menambahkan, capaian realisasi kinerja menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian pemerintah pusat terhadap daerah.













