banner 728x90

Masyarakat Jangan Panic Buying BBM, BPKN Minta Pertamina Pastikan Distribusi

Ilustrasi petugas SPBU. Foto: Istimewa
banner 468x60

JURNALINDONESIA.CO – Sempat terjadi panic buying atau membeli karena panik bahan bakar minyak (BBM) bakal langka di sejumlah daerah.

Kondisi itu juga terjadi Kabupaten Bangka dan Kota Pangkalpinang.

Sejumlah SPBU dipadati antrean kendaraan bermotor, yang khawatir stok BBM habis imbas peran Iran-Israel.

Bahkan harga bensin eceran sampai tembus Rp20 ribu per liter.

Di Jakarta, Badan Perlindungan Konsumen Nasional Republik Indonesia (BPKN) mengimbau masyarakat untuk tidak panic buying bahan bakar minyak (BBM) akibat isu potensi gangguan pasokan energi akibat konflik antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran.

“BPKN mengimbau masyarakat agar tidak panik. Konsumen BBM sebaiknya tetap tenang, waspada terhadap situasi global, tetapi tidak melakukan pembelian secara berlebihan,” kata Ketua BPKN RI Mufti Mubarok dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (8/3/2026).

Masyarakat dilaporkan berbondong-bondong membeli BBM setelah beredar isu terkait potensi gangguan pasokan energi akibat konflik global.

Menurut Mufti, kepanikan justru dapat memicu kelangkaan semu di lapangan karena distribusi menjadi tidak seimbang akibat pembelian berlebihan.

Mufti menegaskan bahwa Indonesia memiliki banyak sumber energi yang dapat dimanfaatkan sehingga masyarakat tidak perlu khawatir secara berlebihan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses