banner 728x90

DJPb Babel Salurkan Bansos 2025 untuk Puluhan Ribu Penerima Manfaat di Bangka Belitung

Avatar
Direktorat Jenderal Perbendaharaan Babel Sukriyah. Foto: JI/Mita
banner 468x60

JURNALINDONESIA.CO – Penyaluran bantuan sosial (bansos) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sepanjang tahun 2025 menunjukkan realisasi yang signifikan.

Berbagai program perlindungan sosial telah disalurkan kepada puluhan ribu masyarakat melalui kerja sama pemerintah dengan PT Pos Indonesia.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Sukriyah menjelaskan rincian penyaluran bansos berdasarkan data penyaluran.

“Berdasarkan data penyaluran, bantuan terbesar berasal dari Program Subsidi Upah yang mencapai Rp21,64 miliar. Bantuan ini disalurkan melalui PT Posindo Tanjungpandan kepada 7.081 orang senilai Rp4,25 miliar, serta melalui PT Posindo Pangkalpinang kepada 10.304 orang dengan total Rp17,39 miliar,” jelas Sukriyah, Kamis (5/3/2026).

Sukriyah menjelaskan program Bantuan Sosial Sembako/PKH (PPS) mencatat penyaluran sebesar Rp5,96 miliar.

Rinciannya, PT Posindo Tanjungpandan menyalurkan kepada 3.188 orang sebesar Rp1,11 miliar, sementara PT Posindo Pangkalpinang kepada 8.440 orang sebesar Rp4,85 miliar.

“Kalau untuk sektor pendidikan, program KIP Kuliah mencapai Rp9,9 miliar. Bantuan ini diberikan kepada 675 mahasiswa on going (angkatan 2020–2024) sebesar Rp8,25 miliar, serta mahasiswa baru angkatan 2025 sebanyak 250 orang dengan total Rp1,65 miliar,” ujarnya.

Sementara itu, bantuan BLTS Kesra menjadi salah satu program dengan jumlah penerima terbesar, dengan total penyaluran Rp66,16 miliar.

Bantuan ini disalurkan kepada 13.801 orang di wilayah Tanjungpandan sebesar Rp12,42 miliar, serta 59.716 orang di Pangkalpinang dengan total Rp53,74 miliar.

Adapun bantuan untuk kelompok rentan juga turut disalurkan melalui Program Yatim Piatu (YAPI) sebesar Rp165,6 juta.

Penyaluran dilakukan kepada 28 orang di Tanjungpandan senilai Rp16,8 juta dan 248 orang di Pangkalpinang sebesar Rp148,8 juta.

Secara keseluruhan, penyaluran bansos ini menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat, meningkatkan kesejahteraan, serta memberikan perlindungan sosial bagi kelompok rentan di Bangka Belitung.

“Penyaluran bansos ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat perlindungan sosial. Kami harap seluruh bantuan tersalurkan tepat sasaran, tepat waktu, dan sesuai ketentuan,” ujarnya.

Ia juga berharap bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat penerima. (*)

Rincian penyaluran bansos di Babel tahun 2025

Program Subsidi Upah Rp21,64 miliar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses