JURNALINDONESIA.CO – Selepas Zuhur, saat sinar matahari tengah hangat-hangatnya, Riyan (20) duduk tenang di sudut Masjid Jamik Kota Pangkalpinang, Minggu (22/2/2026).
Dia awalnya sekadar istirahat pada hari keempat puasa Ramadhan 1447 Hijriah.
Saat mulai jenuh, dia membuka layar handphone (HP) dan mulai scroll halaman TikTok, lanjut YouTube.
Tak berapa lama, Riyan mulai mengantuk dan akhirnya berbaring di atas karpet masjid yang wangi, dengan sentuhan kipas angin, pendingin udara (AC), dan angin dari sela-sela jendela dan pintu.
“Rasanya adem, tenang kalau puasa di masjid,” ungkapnya.
Dia tak sendiri, ada lebih dari sepuluh orang yang juga berbaring di dalam masjid, merasakan ketenangan bulan suci.
Memilih istirahat di masjid tak dilakukan banyak orang.
Namun, ada orang-orang yang memilih tidur-tiduran di masjid sambil menunggu waktu shalat tiba.
“Selepas Zuhur, kita tunggu waktu Ashar. Setelah Ashar kita pulang, hati damai rasanya,” kata Matoni (44) warga Selindung Baru, Pangkalpinang.













