JURNALINDONESIA.CO – Universitas Bangka Belitung (UBB) fokus pada penguatan layanan keimigrasian bagi mahasiswa dan dosen asing sekaligus pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Tertib administrasi dan kepatuhan terhadap regulasi izin tinggal bagi warga negara asing yang menempuh studi maupun menjalankan aktivitas akademik di lingkungan kampus sangat penting.
Hal itu terungkap saat pihak UBB menjamu jajaran Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pangkalpinang di Ruang Balai Pimpinan, Gedung Rektorat Kampus Terpadu Balunijuk, Kamis (19/2/2026).
Imigrasi dipimpin Ahmad Khumaidi bersama sejumlah pejabat teknis bidang teknologi informasi keimigrasian.
Kehadiran mereka disambut Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UBB, Devi Valeriani, didampingi jajaran biro akademik.
Sinergi dinilai krusial seiring meningkatnya mobilitas internasional di UBB, mulai dari program pertukaran mahasiswa hingga riset kolaboratif.
Selain layanan administrasi, isu perlindungan warga juga menjadi perhatian.
Pihak Imigrasi mengungkapkan pengalaman memfasilitasi pemulangan korban TPPO dari Myanmar beberapa waktu lalu.













