JURNALINDONESIA.CO – Puasa Ramadhan akhirnya ada di depan mata.
Umat Muslim menyambutnya dengan gembira, sebagai bulan penuh berkah dan ampunan.
Sayyid Ahmad bin Umar asy-Syathiri dalam Kitab Syarah Yaqutun Nafis menjelaskan bahwa niat menempati posisi penting dalam puasa.
Niat termasuk rukun puasa. Jika tidak berniat, maka puasanya tidak sah
Simak penjelasan berikut;
أَرْكَانُ الصَّومِ ثَلَاثَةُ : النِّيةُ ، وَتَرْكُ الْمُفْطِرَاتِ ، والصَّائِم
Artinya: “Rukun-rukun puasa ada tiga: niat, meninggalkan hal-hal yang membatalkan puasa, dan orang yang berpuasa.”
Penjelasan ini menegaskan puasa tidak sah tanpa niat.











