JURNALINDONESIA.CO – Institut Sains dan Bisnis (ISB) Atma Luhur Pangkalpinang, salah satu perguruan tinggi lolos dalam Lomba Nasional Mahasiswa Innovillage yang digelar Telkom University bekerja sama dengan Danantara.
“Lomba Innovillage ini diikuti oleh mahasiswa di seluruh indonesia dan diikuti oleh 980 peserta dan yang terpilih hanya 185, dan Atma Luhur menjadi satu-satunya yang terpilih dari Bangka Belitung,” ungkap Wakil Rektor III ISB Atma Luhur Pangkalpinang, Yurindra, Senin (9/2/2026) kemarin.
Yurindra hadir dalam kegiatan FGD Pengembangan Aplikasi QRIS dalam Pembayaran Retribusi Sampah bersama ISB Atma Luhur Pangkalpinang dan Perangkat Daerah di Pemerintah Kota Pangkalpinang di Ruang Rapat Bapperida Pangkalpinang.
Dia mengatakan, mahasiswa yang lolos lomba Innovillage sudah mendapatkan dana hibah untuk mengembangkan inovasi mereka.
Yurindra menjelaskan pengembangan aplikasi pembayaran restribusi sampah ini termasuk pada program lomba nasional mahasiswa Innovillage yang sedang diikuti oleh mahasiswa Atma Luhur Pangkalpinang.
“Konsep pembayara restribusi sampah berbasis QRIS ini sederhana, bagi masyarakat yang bisa digital bayar dengan QRIS, tapi kami juga menyediakan fasilitas bagi masyarakat yang belum paham teknologi,” jelasnya.













