banner 728x90

UBB Tambah 3 Profesor Baru, 2 Fakultas Ekonomi dan 1 Fakultas Hukum

Pelantikan Jabatan Jenjang Akademik UBB di Aula Balai Betason Kampus, Gedung Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Kampus Terpadu, Senin (2/2/2026). Foto: Humas UBB
banner 468x60

JURNALINDONESIA.CO – Universitas Bangka Belitung (UBB) menambah tiga Profesor baru pada tahun 2026 ini.

Tiga guru besar dengan latar belakang keilmuan berbeda itu adalah:

– Prof Dr Reniati MSi – Kepakaran Manajemen Sumber Daya Manusia Strategik (Fakultas Ekonomi dan Bisnis)

– Prof Dr Devi Valeriani MSi – Kepakaran Ekonomi Pariwisata (Fakultas Ekonomi dan Bisnis)

– Prof Dr Derita Prapti Rahayu MH – Kepakaran Hukum Perusahaan Pertambangan (Fakultas Hukum).

Sebelumnya, UBB menggelar pelantikan Jabatan Jenjang Akademik (JJA), penugasan dosen dengan tugas tambahan, serta penyerahan Surat Keputusan (SK) perpanjangan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Senin (2/2/2026).

Acara dilaksanakan di Aula Balai Betason Kampus, Gedung Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Kampus Terpadu Balunijuk, Merawang, Bangka.

Rektor Universitas Bangka Belitung Prof Dr Ibrahim MSi mengatakan pelantikan itu sebagai bentuk komitmen penguatan tata kelola dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan universitas.

Prof Ibrahim menyampaikan pelantikan dan penyerahan SK merupakan bagian dari upaya peningkatan kinerja organisasi serta penguatan peran strategis dosen dan tenaga kependidikan.

“Berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Aparatur Sipil Negara wajib memiliki tiga kompetensi utama, yaitu kompetensi teknis, kompetensi manajerial, dan kompetensi sosial kultural. Ketiga kompetensi tersebut harus dimiliki oleh setiap ASN,” kata Prof Ibrahim.

Dosen yang dilantik dalam Jabatan Jenjang Akademik (JJA) adalah:

• Dr. Echo Perdana Kusumah, M.Sc. – Lektor

• Abdul Hafiz, M.A.B. – Asisten Ahli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses