JURNALINDONESIA.CO – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pangkalpinang merilis kenaikan inflasi Kota Pangkalpinang pada Januari 2026 secara tahunan Year on Year (y-on-y) sebesar 3,69 persen.
Pranata Komputer (Prakom) Ahli Madya BPS Pangkalpinang Liviyo Mayesta menjelaskan dalam agenda Berita Resmi Statistik (BRS) di ruang pertemuan BPS Kota Pangkalpinang, Senin (2/2/2026).
Hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Kota Pangkalpinang, Juhaini mewakili Wali Kota Pangkalpinang.
Liviyo dalam paparannya menjelaskan, inflasi year on year (y-on-y) terjadi karena kenaikan harga yang ditunjukan oleh naiknya Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 103,82 pada Januari 2025 menjadi 107,65 pada Januari 2026.
“Secara tahunan, di Kota Pangkalpinang mengalami inflasi sebesar 3,69 persen. Sedangkan secara bulanan month to month (m-to-m) dan secara year to date (y-to-d) terjadi inflasi sebesar 0,11 persen yang merupakan perkembangan IHK Januari 2026 terhadap IHK Desember 2025,” papar Liviyo.
BPS mencatat, kenaikan harga kelompok makanan, minuman dan tembakau yang mengalami inflasi senilai 0,19 persen jadi pemicu utama terjadinya kenaikan inflasi bulanan tersebut.













