JURNALINDONESIA.CO – Wali Kota Pangkalpinang Saparudin Masyarif atau Prof Udin menyatakan aksi bersih-bersih dan gotong royong di Pasar Pagi, bukan hanya sekadar seremoni belaka.
Menurutnya, sudah ada tim yang dibentuk untuk melakukan pembersihan rutin di empat pasar di bawah kewenangan Pemkot Pangkalpinang.
”Dalam sebulan minimal sekali kita lakukan pembersihan. Tim sudah ada, mulai dari tim cangkul, tim keruk dari DLH, hingga tim penyemprot dari Damkar. Ini adalah inisiatif Pemkot agar masyarakat bisa belanja dengan nyaman,” kata Saparudin di Pasar Pagi, Jumat (31/1/2026).
Mengenai kekhawatiran para pedagang akan terusir, wali kota menegaskan kegiatan ini murni untuk peningkatan fasilitas, bukan penertiban yang merugikan.
”Pedagang tidak akan kita usir atau ganggu, yang penting mereka bisa berjualan dengan kondisi pasar yang nyaman dan bersih, dan saya berharap pedagang juga punya kesadaran untuk membersihkan lapak masing-masing setelah berjualan. Jika pedagang tertib dan Pemkot membantu fasilitasnya, masyarakat pasti lebih senang belanja di sini,” ungkapnya.
Diketahui, Pemerintah Kota Pangkalpinang melakukan aksi gotong royong akbar di kawasan Pasar Pagi Pangkalpinang Jumat kemarin.
Kegiatan ini merupakan langkah pemerintah kota untuk mempersiapkan program revitalisasi pasar yang rencananya akan direalisasikan tahun 2026 ini.













