JURNALINDONESIA.CO – Pemerintah Kota Pangkalpinang, melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) menggelar Rapat Konsolidasi usulan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun 2026, Jumat (30/1/2026).
Rapat digelar di ruang pertemuan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Pangkalpinang.
Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin Masyarif menyebutkan pemkot mengusulkan 602 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), untuk mendapatkan program BSPS tahun 2026.
“Kami mengusulkan 602 unit rumah, yang eligible 249, dan ini sudah hampir separuh dari jumlah RTLH yang ada di Kota Pangkalpinang, dan Alhamdulillah untuk tahap I ada 131 unit yang dialokasikan,” kata Saparudin atau Prof Udin.
Dia mengungkapkan, jumlah itu menunjukan peningkatan yang baik dibanding tahun sebelumnya.
Pada 2025, Kota Pangkalpinang hanya mendapat alokasi BSPS 50 unit rumah.













