JURNALINDONESIA.CO – Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Pangkalpinang, aktif berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan, Komunitas dan RSUD Depati Hamzah, untuk menangani peningkatan kasus HIV sebanyak 133 pada 2025.
Syahru Siam selaku Pengelola Program HIV di KPA Pangkalpinang menyebutkan, tingginya kasus HIV ini disebabkan oleh hubungan berisiko seperti, komunitas Lelaki Seks Lelaki (LSL), Pekerja Seks Komersial (PSK), dan juga kalangan waria.
Ia juga menyebutkan kasus HIV ini sempat menurun pada awal tahun 2018 dan sepanjang Covid-19, lalu kembali melonjak tahun 2025.
“Pada awal tahun 2018 dan sepanjang Covid-19 kasus HIV mulai menurun, namun pada tahun 2025 kembali melonjak tinggi,” ujar Syahru, Selasa (27/1/2026).
Dia mengatakan, KPA berperan untuk mendampingi para penderita, memberikan pemahaman tentang HIV/AIDS.













